Senin, 31 Oktober 2011

Aku Hamil . . . . . !

Setelah sebulan diJakarta,baru aku sadari semua yang disekitarku penuh dengan kebebasan. Dalam dirikupun penuh dengan kebebasan, sejak kecil aku ingin bebas,aku tidak ingin diatur atau diikat selain itu aku juga liar,apa yang dilarang itu yang aku lakukan. Aku ingat ketika kecil aku sering bermain dibawah pohon jambu dihalaman rumahku lalu papa menegurku "jangan naik kepohon,nanti jatuh" baru saja papa memalingkan wajahnya,aku sudah melompat keatas pohon dan tidak lama kemudian aku jatuh,papa marah,sangat marah, tetapi tetap saja setelah itu aku naik lagi keatas pohon,lagi,dan lagi sampai menjadi jagoan naik pohon sehingga kalau pulang sekolah aku sering disuruh teman-teman untuk manjat pohon buat nyolong buah dihalaman sekolah atau dipekarangan rumah orang. Sering juga kami sekeluarga liburan kesungai,dibilang jangan lompat kesungai,aku malah lompat,alhasil aku tenggelam dan terseret arus,perutku robek kena batu tajam dan sampai sekarang aku trauma dengan yang namanya kumpulan air besar,ya beruntung waktu itu papa bisa menangkap aku kalau tidak, mungkin sekarang aku tidak ada. Aku juga tidak mau bersekolah,dulu aku baru masuk sekolah  umur 7tahun,aku tidak masuk TK karena aku tidak menyukainya,dikelas satu pelajarannya "b+a=ba,b+u=bu jadi ba+bu=babu" aaarrkkkk aku sudah tahu,aku sedah membaca novel saat itu,aku sudah hafal perkalian 1 sampai 10, sudah bisa pembagian berekor jadi aku diloncatkan ke kelas3, karena itu aku cendrung menyendiri. Anak-anak perempuan sering memojokkanku,aku benci mereka,dirumah juga penuh dengan perempuan,karena kami 5 bersaudara perempuan semua,mama juga sering marah-marah karena keadaan ekonomi yang masih susah,guru-guru disekolah yang didominasi perempuan juga seperti penyihir yang berwajah garam,sering mencemooh dan mencubit,aku benci perempuan,aku benci diriku,aku tidak mau jadi perempuan dan sejak itu aku merubah diriku menjadi 'TomBoy'. Aku aman dengan sifat baruku ini,aku bisa lebih menikmati kesendirianku,keliaranku dan kebebasanku. Jika pulang dari sekolah aku tidak langsung pulang,aku duduk sendirian disuatu tempat, hanya duduk,tidak melakukan apa-apa karena aku suka sendiri. Setelah punya motor,aku keliling kota, berhanti disuatu tempat dimana aku merasa aman dan damai. Teman-temanku semuanya laki-laki,aku nyaman dengan mereka dan mereka menjagaku. Jika aku menemukan perempuan yang didiskriminasi seperti aku, aku membelanya dan tidak akan membiarkan orang lain mengganggunya, jadi teman-teman sering mengataiku lesbian. Aku tidak peduli,sungguh tidak peduli,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Aku benci dengan fisikku yang sakit-sakitan,dengan bergaya seperti laki-laki aku bisa menyamarkan tubuh kurusku dengan baju dan celana yang maco. Ketika kecil aku pernah dipukuli samapai pingsan karena uang mama hilang tetapi aku yang dituduh,aku benci kejadian itu,karena itu aku tidak pernah akrab dengan mama dan adik-adikku, ya memang saat itu adikku yang mencuri uang itu,beberapa hari setelah itu dia mengakuinya.
Saat kuliah,aku ingin hidup normal, tidak ingin menyendiri lagi,dikota yang baru dan teman-teman baru, tidak ada yang mengenal siapa aku yang lama jadi aku mulai dengan yang baru. Aku berdamai dengan semua keadaan yang pernah aku kutuk,aku mulai berteman dengan siapa saja,perempuan maupun laki-laki. Tapi tetap saja sikapku masih seperti cowok karena ada seorang teman difakultasku yang juga tomboy, jadi kalau turun dari lantai dua gedung laboratorium,kami tidak menggunakan anak tangga tetapi meluncur dengan duduk dipegangan tangganya,sangat menyenangkan. Berubah dan terus berubah,aku menjadi modis seperti perempuan pada umumnya dan semakin hari aku mulai menyukai diriku yang sekarang. Saat ini aku tidak bisa keluar tanpa high heels,tanpa baju yang modis,make up yang pas dengan pakian dan berjalan dengan tegak. Aku menyukai perempuan dan aku memutuskan untuk tahu lebih dalam tentang perempuan. Aku kenal banyak pempuan luar biasa dalam keseharianku sejak aku kecil hingga saat ini. Terutama ketika berkuliah dimana aku baru membuka mataku bahwa menjadi perempuan itu luar biasa. Saat aku diJakarta, aku masih membawa sifat liarku,ditambah dengan gaya hidup kota Jakarta yang luar biasa liar,aku bisa menikmati banyak hal disini mulai dari kelaparan karena kehabisan uang sampai aku pernah berpikir untuk mencuri,pernah juga makan disalah satu restoran asing dalam Grand Indonesia dimana pelayannya menggunakan taksudo dengan desain ruang yang luar biasa mewah,makan makanan eropa yang membuatku mau muntah dan wine white label yang membuat aku serasa disorga.
Aku melakukan banyak hal yang gila. Saat pergi dari Kota tempat aku berkuliah,kota Salatiga yang manis, aku baru putus dengan pacar yang aku cintai. Jadi hari-hari awal aku diJakarta penuh dengan rasa rindu, aku menghubungi teman-temanku yang sudah aku anggap seperti saudaraku sendiri untuk mencurahkan kesepianku tetapi itu belum cukup. Aku baru tenang ketika aku tidur berpelukan dengan mereka (sister-sisterku)  kerena begitulah kami biasanya menyelesaikan masalah. Kami bercerita bersama,berbelanja bersama,memasak bersama,saling mendandani,tertawa bersama,berteriak bersama, menangis bersama, tidur bersama bahkan mandipun pernah bersama ketika mendesak. Karena aku kehilangan sister-sisterku, aku mencari penyelesaian lain dengan mencari pengganti pacarku. 10bulan sudah aku diJakarta, sudah 14orang laki-laki yang aku pacari sebagai pelarian. Mulai dari anak SMA sampai yang sudah mapan, mulai dari seorang waitres sampai seorang manager,mulai dari orang lokal sampai warga negara asing. Kini aku bosan,aku capek,aku tidak mau lagi,aku sadar ini gila sebelum aku kena batunya. Aku sadar ketika PUTRI, sahabatku baruku melahirkan bayinya tanpa seorangpun yang menemani selain aku.
"Aku hamil" kalimat yang mengejutkanku keluar dari mulut Putri dengan bibir gemetaran,air mata yang mulai terdududk dikelopak mata bagian bawah,wajah gelisah dan putus asa. Sementara itu aku juga mulai ketakutan,karena aku tahu benar,Putri sudah putus dengan pacarnya dan pacarnya tidak pernah bisa dihubungi lagi entah menghilang kemana,orang tua Putri entah dimana,dulu dia hidup dijalanan, baru 2tahun ini dia bekerja sebagai pelayan di toko kue, tidak punya tabungan karena gajinya hanya pas untuk membayar kos,dan makan setiap hari,dikosan hanya kami berdua tidak ada yang lain,ibu kos juga sering kesal dengannya karena selalu telat membayar uang kos. Lalu bagaimana? aku bingung,labih dari itu semua saat ini dia hanya punya aku. Lalu apa? Aku bingung! Jika kepalaku penuh dengan kebingungan lalu bagaimana dengan isi kepala Putri? Pasti lebih parah dariku,ya lebih parah,air matanya telah menggomunikasikan semuanya. Dia hanya menangis tidak berkata apa-apa,tetapi aku mengerti,semua tertulis lengkap dalam air matanya; penyesalan,kebingungan, kekecewaan,ingin berlalari,ingin mati,ingin sendiri,ingin minta tolong,ingin bertanya,ingin jawaban,ingin berteriak sampai tak bisa lagi berteriak. Dia terluka,terluka terlalu dalam,sangat dalam,aku bisa merasakan lukanya sampai aku menulis blog inipun aku masih menjatuhkan air mata karena masih merasakan sakit dari luka dalam diri Putri. Aku tidak dapat berbuat apa-apa selain bilang "sini tidur denganku malam ini,aku akan memelukmu,aku akan membantu sampai aku benar-benar tidak bisa bergerak lagi untuk membantu,aku akan memberi sampai tidak ada lagi yang bisa akau beri" tetapi dia terus menangis,kami menangis bersama.
Hancur,semuanya hancur, itu yang ada dalam pikiranku ketika kesokan harinya setelah pulang ngantor aku tidak menemukan Putri dikos. Karena Putri bekerja tidak terlalu jauh dari kos maka Putrilah yang selalu tiba lebih dahulu dikos. Aku panik, aku cari ke tempat kerjanya tetapi dia tidak masuk,aku mencari tanpa arah,aku masih ingat saat itu benar-benar  tidak tahu harus minta bantuan siapa dan menghubungi siapa. Ingin segera bertemu,memeluknya dan bilang "drop everything now baby,take away the pain with me" tetapi aku tidak bertemu dengannya. Keesokan harinya ketika aku pulang kerja,Putri dengan senyum pura-puranya sedang duduk didepan pintu kamarku dan menyambut dengan kata-kata "aku sudah bilang sama ibu kos kalau mulai hari ini aku sekamar denganmu kak,pasti kakak tidak keberatan kan?,aku juga sudah bilang kalau aku hamil". Dengan senyum yang lebar aku membalas "tentu tidak apa-apa,aku sudah janji akan melakukan apapun untukmu. Dari mana kamu? lalau apa respon ibu kos? tadi kamu kerja?". Putri menjawab "Ibu kos syok,dan menceramahi aku berjam-jam,kemarin aku tidur dekat bundaran HI,tempat aku biasa nongkrong dulu,tadi aku tidak kerja tetapi sudah izin untuk 3hari ini tidak masuk,aku akan kerja sampai perutku membengkak dan seragam kerja tidak muat lagi dibadanku,aku kan harus mengumpulkan uang" saat itu aku mengerti kalau dia telah mengambil keputusan untuk melahirkan bayinya,dan aku tidak perlu mempertanyakan lagi apapun yang bisa membuatnya berubah pikiran,umurnya baru 18tahun dengan mudah dia bisa saja kehilangan akal sehatnya.
Hari-hari berlalu,tetangga mulai membicarakannya,karena kami kos ditempat yang padat dimana penuh dengan gang-gang kecil yang hanya bisa dilalui oleh 2orang saja. Tatapan mata penuh tuduhan mengarah kepada kami ketika kami berjalan bersama,terkadang aku dinasehati untuk menjauhinya. Setiap hari Putri harus berusaha kuat untuk mempertahankan fisiknya yang mulai sulit dikendalikan karena bayinya mulai turut andil dalam mengendalikan tubuhnya,harus berusaha memepertahankan mental dari para tetangga,lingkungan kerja dan apa yang akan dia hadapinya nanti saat melahirkan.
Hampir setiap malam dia terbangun karena banyak hal,buang air kecillah,sakit inilah,itulah,pengen ini-itu, setelah diupayakan malah kepinginnya hilang,baju-bajunya tidak muat lagi,dan banyak hal-hal yang membuatku capek plus bangga padanya maupun pada diriku. Untuk mempersiapkan perlengkapan bayi yang tidak sedikit dan tidak murah,dia merayu tamu-tamu tokonya dan yang termakan rayuan akan diporotin, aku juga terlibat tentunya,kebetulan selain kerja siang,aku juga kerja malam dikarokean selama sebulan dan uangnya lumayan untuk biaya melahirkan, sementara untuk biaya periksa atau cekUpnya,aku bohong aja dikit sama pacar-pacar aku,tamu-tamu aku dikaroken,kalau aku punya adik yang sedang hamil dan bla,bla,bla,,,,, maka dapatlah aku uang untuk Si Putri kadang mereka yang menjemput kami dengan mobil keklinik. yah penuh perjuangan yang tak akan aku lupakan.
Tibalah hari untuk melahirkan sikecil,tapi saat itu usia kandungannya baru memasuki 8 bulan,malam yang sangat mencekam itu masih jelas dimemeoriku. Darah belepotan pada daster yang dipakai Putri,dia menangis dan merintih,aku bangunkan ibu dan bapak kos yang rumahnya tidak begitu jauh,tapi ibu kos malah tidak mau ikut campur katanya takut kalau siPutri mati gimana natar dia yang disalahkan dan bertanggung jawab, ah aku kesal; orang mati tinggal dikubur aja kan? bagi ku selama seseorang masih bernapas dan ada kesempatan untuk ditolong aku akan lakukan apapun sekalipun hanya menangis yang bisa aku lakukan maka aku akan menangis,tetapi kalau sudah mati ya sudah untuk apa diusahakan atau ditangisi,kan sudah mati tidak akan ada lagi yang berubah,itu prinsipku. Dengan kesal aku minta bantuan abang-abang ojek yang sering menyapaku, lalu mereka dengan cepat menolong,memang ya,inilah keunggulan dari laki-laki 'melakukan dulu baru berpikir' dari pada perempuan 'mikir dulu baru melakukan' untuk saat seperti ini perempuan tidak bisa dibenarkan. Sampai diklinik,kata dokter posisi bayinya terbalik alias kaki dibawah jadi tidak bisa melahirkan secara normal,si Putri juga sudah sangat lemah sehingga harus dibantu dengan oksigan dan harus segera disesar. Haaaa???? Aku teringat mamaku,"beginikah dulu ketika ibuku melahirkan aku? dan beginikah kebingungan yang menghampiri papa? Aku tidak tahu,aku bukan siapa-siapa yang bisa mengambil keputusan,,,,,,,, Tapi akhirnya "ya,disesar saja" itu jawaban saya, lalu saya mengurus atministrasinya karena harus bayar 3juta rupiah didepan. Lalu saat operasi berlangsung,aku hanya bisa berdoa "Tuhan aku tidak mau tidur sendiri,aku ingin tidur bertiga setelah hari ini" itu lebih dari cukup untuk mengutarakan semua isi hatiku. Putri sempat kekurangan darah,untungnya beberapa tetangga dan ibu kos menyusul kami  dan itu sangat membantu kami. Hari itu adalah tanggal 20 Sebtember 2011,hari dimana 'Putra' keponakanku lahir. Putra lahir hanya dengan berat 2,3kg karena itu dia harus inkobator untuk sebulan lebih kata dokter. Putri masih harus mengalami pemulihan karena luka operasi yang besar diperutnya. Untunglah para tetangga berubah menjadi salut pada Putri, dan mulai menunjukkan perhatian mereka. Tiap kali Putri bilang "kak,sakit" aku langsung berteriak "kamu g boleeh sakit,kamu sudah bukan anak remaja lagi,kamu seorang ibu" dia selalu menanggapinya dengan senyum,tapi dia masih menyimpan luka,aku tahu itu,dia belum bisa menikmati masa menjadi ibu ini. Melihat Putra yang baru berumur 4hari saat itu,aku sedih,aku tahu putri tidak begitu menyukai keadaan anaknya, lalu aku selalu mengatakan hal ini pada Putra " Putra,jangan pura-pura tidak tahu ya sayang, kamu ada dan kamu tahu ketika ibumu begitu berusaha keras untuk mempertahankanmu,jadi jangan manja ya, jangan sakit-sakitan, harus cepat besar, harus cepat merangkak dan berbicara biar ibumu senang" selalu aku katakan hal yang sama tiap kali aku sedang berduaan dengan Putra. Aku percaya dia mengerti,ya itu yang aku ketahui dari beberapa buku embriologi dan psikologi. Eh ternyata teorinya benar hanya butuh waktu 9 hari bagi Putra untuk menaikan berat badannya menjadi 3,7kg dan keluar dari inkobator padahal hanya mengkonsumsi susu toko karena ASI ibunya tidak keluar. Putri sudah membaik seiring dengan Putra yang makin menggemaskan,kami sering dibantu tetangga untuk mengurus Putra,kalau aku kekantor,ya si Putri ditemani ibu kos dan tetanga-tetangga, bantu mandiin Putri,mandiin Putra,nyuci baju putri,nyuci barang-barang Putra,bikinin susu dan lain-lain . . . Sejak saat itu aku berjanji pada diriku sendiri "Aku dan anakku tidak akan seperti ini kelak,aku akan menjaga diriku dan masa depanku". Aku kini tahu inilah Perempuan,lebih dari sekedar perempuan, dan aku tidak pernah lagi menyesali diriku. Putri dan Purta memberi pelajaran yang menghilanhkan kenaifanku. Aku mencintai mereka.

Kamis, 27 Oktober 2011

Aku(Perempuan)di Jakarta 4

Apakah dari cerita saya sebelumnya,terkesan kalau bekerja didunia malam itu yang tidak begitu mengerikan? Untuk bisa bekerja diHotel ini,kamu harus punya tubuh yang bagus,mulus,wajah mendukung dan semuanya yang dibutuhkan para lelaki. Begitu juga sebaliknya (ada pemandu karoke cowok lho . . . .   Ada yang bencong ada juga yang cowok tulen). Ketika masuk, kamu akan ditanya; umurnya berapa? masih perawan?  Karena
 meskipun umur kamu masih dibawah umur tetapi kalau tidak perawan lagi
maka kamu dapat dijadikan member 3D. Ketika itu umur saya 20tahun,kurang 3bulan lagi maka usia saya 21(ffuuhhhff hampiiiir). Kalau masih perawan(ingin mempertahankannya),maka kamu harus punya penampilan yang mendukung, baru kamu akan diterima,karena yang sebenarnya,hampir semua tamu datang untuk berhubungan sex dengan para PK (Pemandu Karoke). Dimalam pertama kamu masuk untuk bekerja, adalah malam paling menegangkan,otakmu akan 'dicuci' oleh yang namanya manager Karoke dan germo yang mendapat kepercayaan untuk 'memegang' kamu. Kamu akan dihujani dengan pertanyaan dan pernyataan yang benar-benar membuatmu harus ekstra berkonsentrasi,kalau tidak kamu akan jatuh kedalam dan semakin dalam. Diskusi kami saat itu seperti ini (seingat saya) : "kalau kamu mau, kamu bisa dapat puluan juta sekarang juga,saya bisa langsung telpon orangnya,dia teman saya,dan suka bangat dengan perawan,g perlu takut, nanti dia ajak kamu kerumahnya yang besar,kamu bisa pakai mobilnya kalau kamu mau,dia juga royal sama perempuan jadi kamu minta apa saja pasti dia belikan,dia pengusaha resort yang tersebar di kota-kota besar diIndonesia juga diSingapura. Gimana mau?" kata managernya. "ga pa2 Cleo, ga bakal kenapa-kenapa, g sakit ko,nanti kamu dikasi obat anti hamil,karena orangnya g puas kalau pakai kondom." si mami turut mempengaruhi,dia pikir itu bisa bikib saya bergelora,yang ada saya malah tambah ngeri dan merinding. Sementara saya diam saja dengan menatap mata managernya dan membuang semua bujuk rayu yang saya dengarkan lewat telinga kanan ke telinga kiri saya. Pertanyaan dan rayuan serta iming-iming dihujamkan lagi : "kalau sudah berani terjun kedunia malam,sekalian aja yang total biar sukses, biar banyak yang buking, biar banyak uangnya" mami paling pintar merayu,tapi g mempan sama Cleo yang keras kepalanya minta ampun. "kamu dapat layanan KB gratis dan kalau sakit juga pasti dapat perawatan, g ada anak2 sini yang tertular penyakit mematikan seperti HIV-AIDS,dan penyakit2 kelamin,disini tamunya sehat-sehat karena orang tajir semua" tambah si Boss(manager). Saya akhirnya menjawab "kalau saya tidak mau berhubungan sex dengan tamu,saya tidak akan diterima?(dengan tatapan tajam,sebisa mungkin memberikan arti bahwa merekalah yang membutuhkan saya,bukan saya yang membutuhkan mereka). "ya, karena kamu cantik dan langsing jadi diterima,jarang ada anak timur disini,apalagi kamu tinggi,tapi kalau selama 2minggu kamu tidak mencapai 50jam maka kamu akan dikeluarkan karena dianggap tidak menguntungkan Hotel,tapi saya sarankan kalau mau cepat dibuking,3D aja" tambah managernya menjawab pertanyaan saya,"sayang,mami bilangin ya,kalau kamu cuma nemenin doang ntar susah dibuking karena tamu yang datang carinya yang bisa sex.Tapi kamu pikir-pikir aja dulu ya,ayo mami tunjukkan ruang ganti biar kamu bisa langgsung kerja" lanjut si mami sambil merangkul saya keluar dari ruang manager. Bukan hanya itu saja yang kami bicarakan,itu hanya garis besarnya saja, jujur saya juga tidak akan tahan jika berlama-lama mendengarkan iming-iming mereka,saya menguatkan diri sekuat-kuatnya, sangat terasa begitu banyak bisikan setan dalam diri saya untuk mengatakan 'iya',jadi saya harus segera mengambil tindakan untuk keluar dari perbincangan semacam itu.
Tamu yang datang bermacam-macam,ada yang cowok(dari yang remaja sampai yang tua juaga ada) ada juga yang cewek (dari yang remaja sampai yang paru baya). Yang remaja biasanya datang untuk menghambur-hamburkan uang arang tua dengan teman-temannya berpesta di diskotik,bosan didiskotik mereka masuk room untuk karokean dan plus2 dengan pasangan mereka masing-masing. Yang sudah mapan dan berduit,baik itu cowok maupun cewek jika mereka datang sendirian maka mereka akan menggunakan jasa pemandu karoke untuk memuaskan mereka. Kalau mereka datang sama pasangan masing-masing maka mereka akan melakukan aktifitas yang sama dengan para remaja. Ada juga yang hanya datang untuk melihat prtunjukan para penari telanjang(sungguh-sungguh telanjang). Ada yang pengusaha,ada pejabat-pejabat,ada artis,ada juga orang-orang yang tidak punya kerjaan yang tidak tahu uangnya mau dikemanakan,ada yang sudah beristri,bersuami,beranak,yang sudah punya pacar apa lagi.....!!
Kebetulan,saya orangnya fashionable,jadi sa punya beberapa koleksi dress-dress mini yang sering saya pakai dikamar saja(menjadi model dikamar sendiri) jadi saya memekai koleksi saya yang cukup sopan,ya setidaknya dada dan bokong saya masih terlindungi dari mata para pria yang akan membuking saya. Yang saya maksudkan,baju-baju yang sering dipakai gadi-gadis korea yang sering diobral dipasar onLine. Melihat pakian saya,si mami berkomentar "aduh,sayang sopan sekali kamu,,,,, sini ganti dengan stok yang ada,,, itu ga bagus,dada kamu g kelihatan,ntar g ada yang naksir,,,,,, bla,bla,,," dalam hati saya menggerutu 'emang saya g mau dibuking'. Saya bersih keras untuk mempertahankan baju saya sehingga si mami teriak-teriak ngatain saya bandel,untuk para PK yang lain sangat care satu dengan yang lain jadi mereka merayu-rayu mami dengan rayuan gombal mereka "ah mami,namanya juga anak baru,gue juga kan dulu kayak gitu,masih malu-malu,ntar juga malu-maluin" ada juga yang nambah-nambahin " mending dia Mi, dulu si Betrix pertama datang culun bangat,sekarang paling over,si Macan aja kalah over sama dia" Ya intinya mami jadi malas ngomong sama saya karena banyak yang belain, jadi dia cuma bisa bialng "ya,terserah kamu. Mami cuma mau kamu berhasil aja,kalau kayak gitukan susah dapat tamu,ntar kamu dikeluarin sama manager kalau g sampai target". 'Ah gombaaaal, berhasil buat kamu adalah kehancuran buat saya' comel saya dalam hati. 
Saya bisa bermakeUp tetapi bukan mekeUp untuk malam hari yang tentunya harus lebih menor,jadi untuk tatarias wajah saya membayar bencong yang ada dalam ruang ganti karena ruang ganti itu sekalian dengan salon. Bulu mata saya pilih yang smokiEyes karena mata saya sipit,dan saya dianjurkan sama penata gaya saya ini untuk mencoba memakai rambut palsu yang lurus sepinggang dan berponi,lipstik merah marun yang sesuai dengan dress yang saya pakai. Dress yang saya pakai ngepas dengan badan saya,karena kalau saya beli yang tidak ngepas,maka dada saya tidak akan terlihat(maklum; kurus tinggi rata ^_~) jadi dengan dress seperti itu dada dan perut saya bisa kontraks(perut jadi jelas datarnya,dada juga terlihat dari depan maupun samping) plus memberi kesan kencang pada bokong,ya pokoknya gitulah,bingung saya menjelaskan yang pasti jika perempuan dengan paha yang slim memakainya,maka kakinya akan terlihat panjang,saya memekai heels 13cm (saya tipe wanita yang tidak percaya diri jika tanpa high heel). Maka taaaarrrraaaaammm paampaaam muka saya yang aslinya judes jadi manis. Wajah saya hanya manis kalau senym,kalau tidak senyum dilihat dari sisimanapun kesannya judes. Maka Cleo yang asli dari NTT ini menjelma menjadi gadis cina..............
Setelah hampir sejam lebih saya menunggu akhirnya ada teriakan "kontes" artinya saya bisa ikut, kalau teriakannya "kontes 3D" maka saya tidak boleh ikut. Saat itu ada 4orang termasuk saya yang tidak bisa 3D. Maka dengan melangkah pastih kami memasuki ruangan karoke. ternyata isinya ada 4 orang laki-laki,2 orang sudah merangkul cewek(anak-anak yang bisa 3D yang menemani mereka),bukan hanya dirangkul tapi juga dicium bibirnya,dipegang yang tidak seharusnya dipegang dan semuanya yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu,yang pasti ketika saya melihat itu saya hampir gila. Dan jangan menyangka kalau gadis yang tidak melayani 3D bebas dari yang begituan! justru karena tidak menerima sex jadi kami harus menyenangkan tamu dengan membiarkan mereka menyentuh dan mencium kami,untunglah satu jam menunggu tadi saya sudah dibekali trik-trik menghindari yang begituan dari senior saya (tapi tetap saja saya ketakutan). Kami berbaris layaknya miss universe yang akan dinilai,lalu dua orang itu memilih yang mana yang mereka suka diantara kami ber4,jika tidak ada yang mereka sukai,mereka bisa minta yang lainnya(dari mami yang lain,atau anak-anak 3D yang lagi kosong juga bisa).  Yang seorang dari mereka memilih KIKI,gadis paling muda dan ceria,lalu yang satu melirik saya dari ujung kaki sampai kepala lalu berkata "yang jangkung,sini sayang" lalu mami segera menyambut "Cleo, sini sayang,temani tamu mami ini,yang ramah ya sama tamu"  Lalu say mendekat dan segerah dirai oleh Pria paruh bayah keturunan cina itu,saya duduk didekatnya lalu dia menawari saya minum,dan




arrrrrkkkkkk . . .............. 
Bersambung....... 

Kamis, 20 Oktober 2011

Aku(perempuan) di Jakarta 3

MACAN ini memiliki daya tarik seksual yang tinggi, didukung dengan fisik yang dia miliki, maka tidak susah bagi dirinya untuk menarik pelanggan. Bahkan banyak tamu yang rela datang lagi keesokan harinya,hanya untuk merasakan sensasi semalam bersama si Macan cantik ini. Saya senang melihatnya, sangat cantik,centil,tubuhnya bagus,,,,,,sempurnah deh dari segi fisik,meskipun demikian orangnya supel,dengan mudah dapat bergaul dengan semua gadis yang ada dikarokean ini. Saya suka bercakap-cakap dengannya,karena gaya bicaranya yang cuek dan blak-blakan. Percakan berikut ini yang paling saya ingat; saya dan beberpa gadis yang belum kebagian tamu duduk mengelilingi sebuah meja bundar untuk bersanda gurau sambil makan malam,kemudian datanglah si Macan,,,,,,, "hy cong.......! Wah makan apa kalian nyicip dong(sambil main seronong dengan makanan orang). Eh ini gue bawa Pizza(sambil meletakkan pizzanya di atas meja)" demikianlah salam pembukaan dari Macan sambil menarik kursi untuk bergabung dengan kami. Lalu kami langsung menyerbu pizza itu dan Macan menyerbu makanan kami,sambil tertawa,bercanda,meledek,,,,ya itulah yang kami kerjakan sambil menunggu tamu. Sangat menyenangkan, hanya duduk bercerita dan makan hidup kami seakan sangat bahagia.  "Gila coooong,,, Gue pengan bangat ngeS** malam ini,lagi horni bangat gue,baru kelar mens jadi lagi subur-suburnya gt coong....!" si Macan memecah kebahagiaan kami. "aahhh,lo ngerusak selera makan gue aja Can, sialan lo" cela seorang teman yang bernama Betrix,yang lain menyambung "iya,bisa g sih lo bahasnya kelar makan?". "Ya maap deh,maklumlah, kan lagi pengen,dah g bisa tahan" Si Macan minta maaf tapi tetap aja membahasnya lagi,,,, "hahahahahahahahhahahaha" saya dan Kiki tiba-tiba tertawa dengan percakapan ini. Sepertinya apa yang ada dalam pikiran saya itu juga yang ada dalam pikiran Kiki. Mila menjawab kami berdua "ini lg anak-anak kecil malah nertawain kite-kite. Kenapa lo-lo padaaaa ketawa? apa yang lucu?" Betriks ikut-ikutan memojokkan kami berdua dengan pertanyaan konyol ini "Mau tahu gimana rasanya ngeS**? cobain aja sama pacar kalian,rasanya enak kok(sambil tersenyum nakal)". "Kami tidak bertanya bagaimana rasanya!" saya spontan menjawab. "Habisnya ada tulisan seperti itu di wajah kalian" si Betriks kembali menjawab saya, saya melihat wajah Kiki untuk memastikan apakah yang dikatakan Betriks itu benar atau tidak. Dan ternyata Kiki tersenyum,berati benar tebakan Betriks,sebab itu juga yang ada dalam pikiran saya,,,,, ha he he. Si Macan menjawab pertanyaan yang dikatakan Betriks  ada diwajah kami berdua,"NgeS** itu eeenaaak saayy,gampang lagi tinggal buka kaki selebar-lebarnya aja dan nikmati sensasinya,,,,eehhmmm" katanya santai."gitu ya? katanya sakit?" si Kiki dengan polos mengeluarkan keingin tahuannya. "Sakitnya cuma bentar pas masih ada selaput perawan aja, habis itu sisanya muannnntaap deh,,percaya sama gue! Iya g guys?". "Yups,, benar!" sahut yang lainya. "Tapi ingat cong,kerja didunia malam jangan pake hati,pake nafsu aja. Lo berani pake hati,hancurlah semua yang pernah dicapai. Pasti deh bakal menderita" Macan melanjutkan ceramahnya. Mila ikutan lagi "SETUJU" yang lain diam saja sambil menghabiskan makanan. Dari Macan saya menadapatkan alasan ketiga 'Hypersex atau lebih tepatnya nafsu seksual berlebihan'. Dalam hal ini saya rasa dia cukup cerdas menyingkapi masalah Hypersexnya. Jika dia berkeliaran diluar sana dan pacaran dengan bebas untuk mendapatkan kepuasan seksualnya, resiko yang dia dapatkan akan sangat banyak,,,ya so many problem. 
Sakit hati berkali-kali mungkin?hamil diluar nikah?lalu mendapat hukuman sosial dari keluarga dan masyarakat,resiko dengan penyakit menular juga lebih besar. Intinya terlalu banyak kerugian yang akan dia terima dengan keadaannya ini. Tetapi memilih untuk menyalurkan 'hobi'nya tersebut didunia malam mungkin adalah jawaban yang tepat. Masalah yang dia dapatkan akan lebih kecil,tentu saja masalah utamanya adalah ini 'HARAM' dibenci oleh Tuhan,tetapi kembali lagi kepada pilihan. Dan saat ini keputusan telah dia ambil dan di menikmatinya. Jadi teringat dengan kalimat yang sering diucapkan mantan pacar saya ketika saya sulit mengambil keputusan "pililah yang kau sukai dan sukailah yang kau pilih". 
Kali ini perhitungan untung ruginya benar,disini dia dapat menikmati kesukaannya plus dibayar mahal. Ya dia kan tinggal ngangkang aja dan menikmati setiap sensasinya bukan? lalu dia akan mandi dalam bak yang berisi rupiah, soal hamil tidak masalah karena dia mendapatkan layanan KB gratis dari management hotel dengan dokter yang terpercaya,bukan dokter murahan,resiko akan penyakit menular seksual tidak terlalu membuatnya khawatir karena tamu-tamunya hampir semua orang berduit kencang yang sering main ditempat-tempat legal seperti ini yang juga gadis-gadisnya cukup sehat dan cukup terawat. Bukan seperti ditempat-tempat  ilegal yang tamunya rata-rata abang-abang ojek. Soal hubungan sosial? G masalah karena tidak ada yang tahu dimana dia bekerja. Benar bangat,semua gadis yang bekerja ditempat ini sangat biasa-biasa saja dandanannya ketika keluar dari hotel ini. We're just a simple girl with t-shirt and jeans.  Jadi demikianlah para gadis malam disiang hari,adalah gadis-gadis yang manis dan santun. Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang alasan Macan ini, hanya ini yang bisa saya prediksikan dari pilihan hidupnya ini.


ALIN(Samaran) si bandel. Ya begitulah dia dikenal dengan kebandelannya, dia sering membuat masalah dengan tamu-tamunya,dia sering dimarahi para germo dan manager Hotel tetapi seakan dia selalu berpikir seperti ini "sorry guys,I don't really care about you are and averything, It's my life,my way! So don't try to tell me what to do,don't try to stop me". Suatu malam minggu saya mabuk berat samapai tidak sadarkan diri dan ketika bangun saya berada di atas tempat tidur K'Alin. "De,kenapa kamu semalam? tamu megang-megang kamu?" K'Alin langsung menghujam saya dengan pertanyaan ketika saya baru tersadar dari kegilaan saya.  "Iya kak, jadinya saya  ajak aja dia minum,untuk mengalihkan perhatiannya, eh malah saya juga mabuk. Trus gimana semalam kak? saya bikin ribut?"saya penasaran dengan apa yang terjadi karena saya benar-benar kehilangan kesadaran saya. "Iya say, km bikin ribut, kamu mukul-mukul tamu sampai rambut kamu ditarik sama tamunya,trus kamu dimaki-maki juga sama tamu,akhirnya kamu digotong security keruang ganti. Eh,, Malah saya yang disalahkan mami, katanya saya yang ngajarin kamu " k'Alin mejawab rasa penasaran saya dengan lengkap. Syookkk dengan cerita K'Alin, tapi dalam hati tidak percaya,sambil menggerutu; "Emang kakak kan yang ngjarin? Pura-pura polos lagi!". Yups dialah yang mengajarkan saya seperti ini "kalau kamu g mau disentuh tamu,gini caranya; kalau dia dah kelihatan horni,trus gerakan tangannya dah mulai aneh, kamu dengan nada manja bilang aja gini 'om,minum dulu yuk! Tuangin dong om(agar tangannya berfokus pada botol dan gelas),minumnya barengan ya' Itu untuk gelas yang pertama, untuk gelas yang kedua kumu sendiri yang nuang. Tuang aja yang banyak ke gelasnya lalu kamu minumkan kedia,kamu yang pegang gelasnya. Gitu aja seterusnya,sampai dia mabuk! Kalau dia minta kamu juga minum, ya kamu tuang aja dikit kegelasmu trus pura-pura minum. Kalau dah teler orangnya, kamu tinggal lapor kesekuriti atau kemami bahwa tamu kamu mabuk trus dah g bisa ngendaliin diri" Atas nasehat itulah saya melakukannya kepada tamu yang kurang ngajar semalam, karena kalau saya marahin tamu atau nampar tamu maka saya akan membayar full kerugian hotel karena mengecewakan tamu(7rtsRb), eh ko, ceritanya malah saya yang mabuk ya? Saya mencoba mengingat apa yang terjadi tetapi tidak saya temukan satupun adegan yang diceritakan K'Alin dalam memori saya. Ya iyalah, tidak ada dalam memori saya, itukan tidakan dibawah sadar,kesadaran saya sudah diambil oleh pengaruh alkohol.
Lupakan dulu tentang saya,ini hanya  cerita pembuka,mari lanjutkan tentang Alin. Apa yang diajarkan Alin kepada saya itulah yang sering dia lakukan kepada para tamu yang mencoba menjamahnya. Misalnya dalam seminggu dia mendapat 7tamu,2 diantaranya gagal dan terjadilah tragedi seperti yang saya alami diatas. Dia terpaksa berada di ruangan penuh resiko tersebut ,untuk mencari tambahan uang kuliahnya. Sudah setahun lebih dia menjadi pemandu karoke,tetapi dia masih bisa bertahan pada pendiriannya "tidak akan saya biarkan satu orangpun dari mereka mnyentuh kesucianku" (dengan Alin saya bisa berbicara santai tanpa harus memakai 'lo,gue' karena dia asli keturunana Jawa). Tidak masah baginya harus menggati kerugian,dia percaya yang namanya rejeki pasti tidak akan kemana, apalagi rejeki yang dicari dengan halal. Saya salut dengannya,sulit untuk mempertahankan diri dalam dunia malam tetapi sejauh ini dia bisa bertahan itu luar biasa, satu hal yang tak akan saya lupakan, dia pernah berkata seperti ini ketika saya menangis ditoilet karena bokong saya ditabok sama om-om,saya marah besar tetapi mami malah memarahi saya dengan kata-kata yang menyakitkan,saya tidak tahan dan manangis tersedu-sedu ditoilet lalu K'Alin yang memang dekat dengan saya karena hanya kami berdua yang berasal dari Jawa Tengah,saya sempat 3tahun diSalatiga dan dia asali Solo. "Tenang aja de,kita akan baik-baik saja, tidak akan ada yang lebih parah dari ini. Ini resiko yang harus kita tanggung,tapi percaya aja tidak akan lebih dari ini, Tuhan tahu ko kalau kita kita ada disini bukan untuk menjual diri,tetapi hanya mencoba untuk bertahan" meskipun kami beda kepercayaan tapi saya tenang dengan apa yang dia katakan, saya percaya apa yang dia katakan karena itulah kebenarannya. oh How i love her God,,,,,don't know what to say . .! 
Alasan keempat yang dapat saya ambil adalah "Niat yang tulus untuk meringankan beban orang tua". Niat adalah dasar dari semua yang kita lakoni,jika niat kita baik maka apa kita lakoni adalah hal-hal baik yang pasti tidak jauh dari jangkauan Yang Maha Kuasa.


CLEO (saya) penasaran dong dengan apa saja yang terjadi dengan saya!? sebenarnya saya malu membicarakannya tapi akan saya ceritakan garis besarnya saja..........








bersambung.............

Selasa, 18 Oktober 2011

my high heel

I was walking to my office when i felt someting was wrong with one my heel.Examining it, I found out that one of the wedge heels was torn.
SinceI thought that it wouln't do any harm at all,I continued walking-still full of self-confidence. Before reaching my job,I had to pass a group of boys who were walking to their office.
But right in front of them,I almost stumbled. Righ,the heel had nowfully come off my shoe! I was very embarrassed,but there was nothing I could do. I picked up the heel and threw it into the nearest garbage bin; of course. With the boys laughing behind my back.
Now, I always bring an extra pair of shoes in case an emergency.....

Aku (Permpuan) di Jakarta 2.

Bisnis ini tertata rapi,bisnis ini legal karena itu banyak peraturan yang terjalin antara menagement hotel dengan pihak berwajib. Beberapa yang saya ketahui, gadis 17-20thn adalah anak dibawah umur, tidak bisa dipekerjaan untuk melayani tamu yang menginginkan layanan sexual. Jadi saya disodori kertas berisi kontrak yang isinya biasa saja seperti ;
dilarang membuat keributan dengan tamu,dilarang membuat hal yang tidak senonoh didalam room's karoke,tidak boleh mengecewakan tamu, tidak boleh  ini dan itu . .  Saya berjalan dilorong yang suram menuju ruang ganti,banyak gadis-gadis dengan pakian minim menatap tajam kearah saya selama berjalan dilorong itu, tak apa saya ingin mencari gadis itu,gadis yang dulu berbincang dengan saya ketika pertama kali saya kesini,apakah dia masih mengingat saya?? Ya sedikit lagi, lewati satu pintu lagi lalu belok kanan, nah ketemu,, tepat didepan saya ada ruangan bertuliskan 'ruang ganti'. Saya mengetuk pintu,dari dalam terdengar suara laki-laki tapi dengan nada manja (bencong) 'masuk aja kali, pake ngetuk segala'. Lalu saya membuka pintu itu daaaaannnn TEEERRRKEJUT dengan isi ruangan itu,,,,,,, Isinya sekitar 15orang perempuan setengah telanjang(sedang berganti pakian),sedang nyatok lurusin rambut,sedang nyatok ngeritingin rambut,saling mendandani,ada yang makan,ada yang bercanda,ada yang menangis,ada yang merokok,ada yang minum minuman keras,ada yang sedang merapikan isi tas dan memasukan kondom kedalam tasnya,ada beberapa banci yang membantu perempuan-perempuan berdandan,ada apa lagi ya,,,, saya lupa,,,,, 'ooohhh,anak baru toh! Manisnya,sini sayang,sapa namanya?nama samaran aja,disini g boleh pake nama asli,anak mami sapa?' seorang banci mendekati saya dengan mengatakan kalimat diatas. 'hy juga kak, gue Cleo(terinspirasi dari Cleopatra,,, he he) anaknya mami Rina' jawab saya. 'gue Ardy. Sini saya ajarin cara absent,ingat ya setiap kali masuk kerja minimal harus 5jam terserah mau masuk kapan aja g masalah tapi hari jumat n sabtu wajib masuk karena tamu banyak,kalau 2 hari itu g masuk, apapun alasannya, kamu harus bayar 100Rb kesini,ngerti say?' lanjut bencong tadi. 'iya gue paham kak,tadi dah diterangin sama manager' jawab saya lagi. 'hy semua, kenalkan ini anak baru,anaknya mami rina,namanya Cleo. Ayo bilang hy sama Cleo' bencong ini memperkernalkan saya kepada semua isi ruang ganti itu,dan semua menjawab dengan senyuman 'hyyy Cleo'. Lalu ada yang memanggil 'Cleo,sini dandan yuk' . Ada juga yang bertanya seperti ini 'udah makan malam blum? ini gue bawa banyak makanan makan bareng yuk','sebelumnya pernah kerja malam kayak gini g?','kos dimana?','umur berapa?'. Ya intinya banyak yang menyambut dengan ramah,berbeda dengan kesan pertama ketika saya baru memasuki ruangan,semua menatap dengan tajam tanpa senyuman dan tetap asyik dengan aktifitas mereka masing-masing. Seakan semua berubah ketika mereka tahu kalau saya bukan orang lain,saya adalah bagian dari mereka. Semua ini berbeda dengan image yang sering digambarkan dalam film atau sinetron; gadis kupu-kupu malam sering bertengkar,sering mencaci maki,sering cakar-cakaran,sering jambak-jambakan,ya pokoknya semua yang buruk-buruk. Ternyata tidak demikian,mereka saling menghargai,karena prisip mereka "siapa lagi yang akan menghargai kami,kalau bukan diri kami dan sesamama pekerja malam?"Sambil berdandan ada beberapa orang yang dikenalkan kepada saya yang ternyata adalah germo-germo juga,dihotel ini ada 4 germo perempuan termasuk mami Rina dan 1 germo laki-laki. Maksud saya diperkenalkan kepada mereka adalah agar saya juga tahu lebih detail dengan peraturan pembagian tamu di hotel ini. Jadi contohnya seperti ini,tamu dari mami Rina hanya akan dilayani oleh anak-anak mami Rina, tetapi jika ada tamu dari germo lain yang tertarik kepada salah satu anak mami Rina,maka anak tersebut baru bisa melayani tamu atas seizin mami Rina,setelah diizinkan maka germo lain yang memiliki tamu tadi bisa membawa anak mami Rina tersebut untuk melayani tamunya.
Setelah berkenalan dengan germo-germo itu,tiba-tiba salah satunya berteriak 'Ayo,anak-anak,,,, cepaattt,mami tunggu diluar,5menit lagi contes, yang terlambat,mami tinggal' lalau beberapa dari mereka menjawab 'okey mam','siiippp mami','gue dah siap mam', 'sabar mam' and bla bla...melihat tampang saya yang kebingungan dengan percakapan itu,seorang dari mereka yang duduk disamping saya mencoba membuat saya mengerti 'kalau ada teriakan kontes,berarti kita akan diperkealkan sama tamu,kalau yang teriak itu mami Eka(samaran) maka yang boleh ikut kontes hanya anak-anak mami Eka. Nah kalau maminya bilang "contes 3D",maka yang boleh ikut hanya anak-anak yang bisa 3D aja say,bisa 3d g say?' 3D atau 3 dimensi yang maksudnya adalah istilah bagi mereka yang bisa melayani: nyanyi,minum(alkohol) dan sex. Lalu saya menjawab 'G kak,gue g 3D, cuma iseng aja disini,karena bosan dikosan, pulang kerja saya sering g ngapa-ngapa dikos'.
'oh km kerja siang juga? kerja dimana?' percakanpun dimulai dengan gadis cantik dengan body seperti Victoria Becam ini.

TIARA(samaran) adalah nama yang dia pilih untuk pekerjaan ini. Dia berdarah Menado asli,23thn,sudah setahun lebih di bisnis ini,melayani 3D,berawal dari ayahnya yang berselingkuh dengan teman kuliahnya,lalu ibunya membalas berselingkuh dan dia terbengkalai,mencoba mencari perhatian orang tua dengan pacaran sana-sini, hamil diluar nikah,aborsi,stress, tetapi tetap tidak mendapatkan apa yang dia inginkan malah orang tuanya bercerai lalu dia kabur ke Jakarta hanya dengan ijasah SMA karena kuliah berantakan plus perasaan tidak berharga. Akhirnya dia memutuskan untuk melakoni pekerjaan ini. Ya i can see the pain in her eyes, she lost inside. Saya menemukan jawaban pertama dari pertanyaan yang selalu menghantui saya 'mengapa mereka mau menjual diri?' jawaban yang temukan dari Tiara adalah 'broken home'. Sampai saat inipun dia masih berharap orang tuanya mencari keberadaannya. Saya sedih,dalam hati saya berjanji tidak akan memandang sebelah mata lagi kepada gadis-gadis seperti ini. Setiap tindakan pasti ada alasannya,ya pasti. apapun alasannya, itu adalah pilihan dan kita tidak berhak menghakimi pilihan itu karena semua orang bisa salah memilih, biarkan Tuhan saja yang menghakimi.

KIKI(samaran) paling ceria dan bersemangat, ternyata dia yang paling muda diantara kami. 17tahun,berasal dari Cirebon,tidak lulus SMP,anak satu-satunya,tidak mempunyai ayah(hasil hamil diluar nikah),ibunya hanya penjahit biasa yang sangat tidak terkenal. So,for her this way like the best economical prospect! Ya ini adalah salah satu pekerjaan yang mudah dikerjakan dan menghasilkan uang banyak. Mengapa tidak? Misalnya dia dibukking 5 jam aja perhari,silakan anda kalkulasikan sendiri 3rtsRbX30hari, 9Jt rupiah boooooo!!! Nominal yang tidak sedikit. Sudah bergabung dengan karoken ini kurang lebih 3bulan, dia perawan ting-ting yang masih polos,bisa terdampar disini karena salah satu germo dihotel ini adalah tetangganya di Cirebon. Sekarang dia menggenggam 2 BB Torch,tas dengan merk Guci,sepatu Luis Vitton dan dress Hammer dibeli dari butik resmi merk-merk ini yang hanya bisa ditemukan di beberapa mall besar seperti Grant Indonesia Shoping Town dan Plaza Indonesia dengan harga jutaan rupiah.So,what do you think? nice story for her? i don't know!  mungkin untuk saat ini,ceritanya sangat manis. Tetapi siapa yang tahu kedepannya? Apakah ini hanya sebagai batu loncatan untuk mengumpulkan uang dan kemudian dia akan mengundurkan diri untuk membangun usaha sendiri atau dia malah jatuh cinta dengan pekerjaan ini dan selamanya akan disini? Entahlah... Yang pasti saya menemukan alasan kedua 'desakan ekonomi'. Alasan ini yang paling mendominasi keberadaan perempuan-perempuan disini.

AISYA(samaran),Gadis dengan sinar wajah damai karena tatapannya yang sayup,bertubuh mungil,rambut lurus panjang sepinggang sangat manis dengan dandannya yang selalu tampil mengenakan dress tanpa lengan pas di tubuh dari dada-pinggang dan rok yang mengembang 10cm diatas lutut. Saya tidak begitu mengenalnya, karena dia jarang masuk dan sangat pendiam. Saya sengaja memasukan namanya dalam cerita ini karena dari kisahnya saya bisa menggambarkan apa saja yang terjadi dengan mereka yang melayani tamu-tamu 3D. 
         Dalam kurun waktu sebulan saya bekerja di Keroken ini, saya hanya bertemu dengannya sekitar 8 kali, sepertinya dia memang hanya masuk setiap hari jumat dan sabtu alias malam sabtu dan malam minggu,hari dimana tamu membeludak dan para germo kewalahan karena total kami yang bekerja disitu hanya 27orang, total semuanya baik yang 3D maupun yang biasa. Sedangkan hotel itu memiliki  50 rooms. Biasanya pada 2hari ini roomsnya penuh sampai-sampai ada tamu yang membawa gadis bukingan mereka keluar (bayarannya lebih mahal). Kalau semua gadis sudah dibukking biasanya para tamu yang tidak kebagian,mengomel tanpa kejelasan dan memaki-maki managemen Hotel dengan ancaman seperti ini "saya tidak akan kesini lagi,mending saya keHotel lain tadi,sangat tidak memuaskan,,,,,,,,,,,,,,,,,,",kalau sudah begini para germo mulai  meminta suplay gadis dari hotel-hotel dekat area itu yang juga satu managemen dengan Hotel GP ini. diantaranya berinisial O terletak di Mangga Besar Lokasari dan yang satu berinisial S di daerah Glodok,sepertinya masih ada lagi tetapi hanya itu yang saya tahu. Hotel GP ini hanya salah satu cabang saja dari induknya yang berada di Hongkong dengan nama yang sama 'GP',hampir disemua negara Asia tenggara GP membuka cabang. Dari mana saya tahu? Dari internet...... Ya GP cukup terkenal jadi maklumlah kalau dapat dengan mudah ditemukan diYahoo/Gool.
          Okey balik ke Aisya. Dari 8kali pertemuan dengan gadis ini, sekitar 5kali saya melihat dia keluar dengan menangis tersedu-seduh dari ruangan karokean. Ruang ganti adalah tempat peristirahatan kami setelah melayani tamu, kami sering berkumpul disini and sharing about ourself together. Hari ini jam 6sore tadi saya sudah mendapat tamu,tamu yang baik hati dia mengizinkan saya untuk pulang sebelum waktunya. (peraturan kesekian yang saya tanda tangani waktu awal masuk "tidak boleh meninggalkan tamu tanpa seizin tamu jika tidak akan di cass seharga bukingan". Dibuking 5jam maka harus mengganti seharga itu, 5jam berati 3rtsRb) Jadi jam 8malam saya sudah kembali keruang ganti untuk bertukar pakian,melepas high heel,menghapus make up,dan menggulung rambut keatas (agar terlihat seperti biasa lagi) ternyata ada kejadian menakjupkan. Aisya sedang terisak-isak sambil dihibur gadis lainnya. Saya mendekati Deny(samaran,salah satu penata rias) memintanya membersihkan make up saya dan kemudian saya bertanya pedanya " k'Aisya kenapa? dia sering menangis ya?". " iya say, dia sering jadi sasaran pria-pria yang punya kelainan seksual apa itu namanya,itu lho yang suka menyiksa pasangannya saat berhubungan badan" Deny menjawab sambil berbisik,takut kedengaran Aisya. Saya hanya menjawab "oh,kasian ya","iyaaa,kasian bangat,dia mah sering bangat dapat tamu seperti itu,g tahu kenapa! padahal tamu-tamunya g saling kenal lho,kalau saling kenal kan bisa dapat rekomendasi dari teman-teman mereka yang sebelumnya dah pernah mencicipi Aisya ya? ini mah g ada yang saling kenal" Deny menanggapi reaksi singkat saya. "kalau udah gitu,apa yang dilakukan Hotel untuk K'Aisya?" saya bertanya lagi. "kan ada tunjangan kesehatannya neng! lo g dikasih tahu waktu awal masuk?" jawab Deny. "iya tahu kak,tapi inikan g ada hubungannya dengan kesehatan? okeylah ada sedikit memar ditubuhnya bekas digemasin ato apa, tapi yang lebih pas dalam hal ini kan kejiwaannya. Apa hotel diam aja sama tamunya? Apa tamunya g dikasih peraturan  seperti: dilarang menyiksa para pemandu keroke..? katanya dilarang membuat hal-hal yang tidak senonoh dalam rooms karoke ternyata malah sampai seperti ini. g konsisten" (maklum,terbiasa berdebat jadi reaksi saya seperti ini). Si Deny menjawab dengan jawaban selengkap-lengkapnya(menurut dirinya, buat saya itu sama sekali bukan jawaban tapi alasan)," itu mah cuma basa-basi neng, kenyataannya Hotel ini merauk untung lebih besar dari bisnis dunia malamnya, dan itu karena tamu yang berani membayar mahal. Karena itu tamu adalah segala-galanya. Liat aja bagaimana cara waitress melayani tamu dan bagaimana kalian dijarkan untuk  memberikan pelayanan terbaik pada tamu,makanya kalu kalian mengecewakan tamu kalian harus mengganti kerugian hotel sesuai harga kerugiannya neng. Ya habis mau gimana lagi, inilah dunia malam" 
Saya pulang dengan hati miris,inilah kenyataan. Berani terjun dalam bisnis haram seperti ini berarti berani menerima resikonya kan? Saya penasaran dengan Aisya yang selalu di gemari pria-pria aneh seperti yang dikatakan Deny. Jadi keesokan harinya, saat sedang nyantai dikantor saya cari tahu jawabannya di internet. Dan inilah jawabannya,SADOMASOKISME adalah nama kelainan seksual tersebut. Penderita tidak menikmati kenikmatan dari berhubungan kelamin tetapi yang dinikmatinya adalah ekspresi sesakitan dari pasangannya (gerakan perlawanan seadanya,ringisan dan airmata) dari sinilah letak kenikmatan untuknya. Orang dengan kelainan ini sama dengan orang-orang normal pada umumnya yang mempunyai insting untuk menemukan pasangan (kriteria). Gadis dengan wajah polos dan mata yang sayup sangat membangkitkan insting mereka, karena gadis dengan bentuk wajah seperti ini biasanya adalah tipe yang pasrah pada pasangannya, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun diatas ranjang. Jadi pahamlah saya sekarng mengapa Aisya selalu menjadi korban.

MACAN(samaran)adalah diva di Hotel ini. Dia sering di cari para tamu,sering dibukking untuk dibawa pulang berhari-hari,pendapatannyalah yang menduduki peringkat teratas dari perempuan-perempuan lainya. Saya jadi berpikir apakah karena nama samarannya yang sanger ya? ha ha ha .... Tentu bukan itu saja,bodynya seperti Beyonce,bulu mata palsunya sangat menggoda,dadanya sering hanya tertutup setengah,bokongnya juga demikian sampai-sampai 'CD'nya terlihat dengan jelas,iya kalau pake 'CD' kadang,,, ya tahulah apa maksud saya....




bersambung........
 

Minggu, 16 Oktober 2011

Aku(perempuan) di Jakarta

Aku dalam kisah ini benar-benar diriku,kota Jakarta tentu saja benar-benar kota Jakarta sisanya adalah nama samaran dan inisial dari teman-temanku ^_~

Moving to Jakarta : moving? Sebenarnya bukan pindah tetapi berawal dari asal melangkah. Saya sering melakukan hal gila seperti ini. Sering pergi tanpa tujuan dan kini saya keJakarta, orang tua saya sudah bosan dengan tinggkah saya yang seperti ini,mereka selalu berkata  seperti ini "terserah kamu Yus,pokoknya tidak boleh minta uang sama mama,papa atas keputusan-keputusan yang diluar persetujuan kami,tapi kalau sudah tidak bisa bertahan,ingat pulang ya, tidak ada yang akan memarahi,yang penting pulang jika sudah capek" ya begitulah . . . . ketika dalam perjalanan saya sempat takut karena ini pertama kalinya saya keJakarta sendirian dengan uang 1jutaan, biasanya bergaya dengan pakian modis dan nenteng-nenteng tas karton dari mol-mol besar waaaaahhhh that was cool . . . .  Tapi sekarang? " mau jadi gembel? ah saya bukan gadis manja ko, saya hanya butuh sepiring nasi sehari,satu stelan pakian biasa,sendal jepit dan emperan toko" pikir saya dalam lamunan. Ternyata ketika sampai diterminal Lebak Bulus, saya kebingungan, "ko Jakarta kayak gini ya?apa ini belum nyampe Jakarta?(kalau liburan hanya ditempat-tempat populer yang desainnya mewah jadi kaget dengan keadaan kumuhnya). Tetapi inilah Jakarta yang sesungguhnya,saking kagetnya i lose myself in a day dream. Kiri-kanan ada gembel,anak jalanan,and bla bla bla saya segera membatalkan niat untuk menjadi gembel,ya saya pasti tidak akan bisa begitu. Pulang? masa baru turun dari Bus mau Pulang? apa kata dunia? Tapi ingin pulang! LANJUTKAN itu keputusanku, tapi lanjut kemana? tiba-tiba hand phone saya berdering. Ternyata sepupu saya Noca dia memberi kabar kalau dia sedang praktek di Jakarta barat (maklum orangnya baru pertama ke Jakarta jadi dia mengabari semua orang di list phone booknya buat pamer).Akhirnya ada kelanjutan dari kata 'LANJUTKAN'. Tanpa menunggu-nunggu saya menelponnya menanyakan alamat kosnya dan sayapun melangkah pasti dengan abang ojek ke Slipi depan kantor Samudra Indonesia yang belum lama ini kapalnya dibajak perompak Somalia,Noca adalah taruni sekolah tinggi ilmu pelayaran Semarang yang tugasnya 5bulan praktek dikantor,2bulan praktek dipelabuhan,dan 2bulan dikapal alias berlayar. Untuk sementara saya ngekos bareng Noca Sebelum mendapatkan pekerjaan yang tetap.
 The Journey Begins

NOCA (samaran)adalah perempuan yang mengajarkan saya bagaimana cara bertahan hidup diJakarta, dulu nyarter mobil atau naik taksi sekarang naik bus, ternyata bus diJakarta harus dikejar agar bisa naik kedalam busnya, dan untuk turun harus melompat sementra bus masih berjalan,naik busway ngantri tiketnya luar biasa, setelah dapat tiket nunggu armadanyapun lama, muaaaceett"i lose so many time at the trafic of Jakarta" ,tawuran,demonstran (karena kos tidak begitu jauh dari kantor MPR Pusat),setiap beberapa meter ada yang mengulurkan tangan (pengemis),setiap halte ada pengamen yang naik minta sumbangan untuk suara yang telah mereka pamerkan dan seterusnyaaaaa. "Yus, disini semuanya serba kasar dan kejam jadi kitapun harus bengis untuk bisa menyatu apalagi kita baru kali ini berdomisili disini untuk beberapa waktu yang boleh dibilang lama,kalau tidak kita bisa dibodoh-bodohi. Ingat Yus,jangan sampai dibodohi ya" itu pesan dari Noca yang saya ukir dalam hati terutama kalimat 'jangan sampai tertipu'.
     Saya membuat 50lamaran yang saya antarkan ke 50 kantor yang terdapat didalam gedung-gedung besar dijalanan utama ;Jnd.Sudirman (Samporna Strategic,World Trade Center,Metropolitan,Wisma BNI/Kota BNI,Menara BCA) M.H.Thamrin (hotel Niko,Wisma Kosgoro,Kedutaan Jepang,Menara BII). 'Kan dah diJakarta, jadi saya harus bekerja di jalanan utama dan gedung-gedung utama yang menjadi icon kota Jkartoa dong' pikiran saya,ketika mengantar lamaran. Sambil menunggu panggilan interview saya mencari pekerjaan dengan kontrak 2mingguan untuk mengisi dompet saya yang sudah mulai menipis.

NADIA(samaran) adalah teman baru dalam sebuah ivent Toyota Group,kami berdua adalah SPGnya. Kami didandani secantik dan semenarik mungkin,jadi sering kali bukan mobilnya yang dilirik tetapi malah kami yang dilirik. Berawal dari seorang om menatap tajam kearah saya, lalu dia mendekat dan saya kebingungan harus melihat kerah mana, tiba-tiba si Nadia nongol,dengan centil berkata seperti ini ' siang om, mau beli mobil,atau mau beli kita-kita?' dalam hati saya menggerutu 'dasar murahan' lalu berjalan meninggalkan mereka. Tapi kemudian Nadia dan om itu mendekati saya 'Yus,Omnya mau dilayanin sama lo. sana temenin' kata Nadia. 'Kalau bukan karena kebutuhan bertahan hidup saya tidak akan meladeni om ganjen ini,preeettt bangat' gerutu saya dalam hati.30menitpun berlalu,seperti melewati 30hari,yang ditanyakan semua tentang saya bukan semua tentang mobil. Saat jam istirahat, Nadia menghampiri saya dan menanyakan apa aja yang kami bicarakan 'dia nanya apa?tukaran no hp g? di kasih tip g? bla?bla?'. Jawaban saya padat singkat dan jelas "ya" (dalam hati" Coming out your mouth with your blah blah blah, Just zip your lips like a padlock and meet me at the back" by: kesya)lalu beranjak pergi. Kelar kerja,Nadia menawarkan untuk barengan karena kami searah, jadi kami pulang bersama. Dalam perjalan tiba-tiba si Nadia minjam hand phone saya katanya untuk menghubungi orang yang tadi 'doyan' sama saya. 'Mau apa lo sama om itu? gue g ikut-ikutan ya!' jawab saya. Nadia melanjutkan 'Ah lo tenang aja. gini ya say, disini kita hidup sendirian so semua yang menjadi peluang harus diambil. Orang-orang seperti ini memang harus digituin karena mereka dah kelebihan uang dan dah g peduli lagi sama keluarga mereka.Karena itu g ada salahnya kalau kita jahatin mereka'. 'Ngejahatin maksudnya? lo mau apa? gue g paham! tanya saya lagi (maklum baru belajar gaya hidup kota Jakarta). Nadia mulai kesal " Maksud gue, kita porotin dia. Sekarang gue mau nelpon dia,kita temenin dia makan habis itu kita minta uang taxi buat ongkos pulang. Paham g lo say? nih sekarang lo yang nyahut ya lo dia angkat telpnnya....!". "Ko gue?" saya bertanya lagi. Nadia lebih kesal menjawab "karena dia sukanya sama lo dodol,". Aku juga kesal 'lo jangan ngatain gue dodol ya, ntar lo orangnya datang lo gue tinggal, emangnya lo pikir cuma lo yang bisa nakal?' dan seterusnya kami bertengkar di depan Grand Indonesia Eats Mall(sama-sama dari timur,saya asli NTT, Nadia asli Ambon). Orangnya datang,kami masuk kemobilnya,kami berdua sama-sama memilih duduk dibelakang. Lalu orang itu berkomentar" lho ko g ada yang nemenin saya didepan, sayakan bukan sopir. Ayo dong satu orang temani saya didepan". Si Nadia langsung menjawab "dibelakang aja om, capek pada mau tiduran bentar! terserah om deh mau kemana,tapi kita temanin om makan dulu ya, om pasti belum makan malam, kami juga belum makan malam kok". Saya diam saja tapi dalam hati penuh dengan gerutuan "duduk dipan? pasti biar dia bisa megang-megang paha,sory deh!,You think I'm pretty without any make-up on ha?. Ini lagi si Centil pake bilang TERSERAH OM MAU KEMANA,dasar sarap ya you wanna be a laser like me,i can do better than you!".  Nadia berbincang-bincang dengan orang ini,ternyata dia adalah seorang HRD dari sebuah kantor di Menara Kuningan lantai ** rahasia dong ^_~ sepanjang jalan yang aku lakukan hanyalah menghafal jalan agar nanti bisa kabur dengan mudah jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Ternyata kami kearah Kota,kesebuah Hotel yang terletak diantara halte Busway Mangga Besar dan Olimo dengan inisial GP.  Masuklah kami kedalam Hotel yang megah,mewah dan mengerikan. Dilobinya terlihat biasa saja,tetapi ketika kami masuk kesalah satu lantai untuk makan,baru saya paham, hotel ini menyediakan club,diskotic,dan doluxe exekutif karokean dengan pemandu karoke yang lebih cantik dan seksi dari kami berdua tentunya. Ya intinya malam itu bukan kami yang menemani om ini makan, tetapi dialah yang menemani kami karena pesanannya didominasi oleh makanan dan minuman kami,udah gitu Nadia minta dibungkusin pula, setelah hampir 2jam berlalu saya ingin pulang karena semakin malam suasanya semakin mengerikan,saya mengajak Nadia, dengan alasan pada orang itu kami kecapean dan besok pagi kami harus melanjutkan ivent. Orang itu mengizinkan,saya buru-buru ingin meninggalkan tempat maksiad itu tetapi Nadia masih aja menja-manjaan 'om,ongkos taxinya dong' orang itu merogoh sakunya,dikeluarkannya dompet lalu dia memberikan 2lembar uang seratus ribuan untuk Nadia dan 3lembar untuk saya sambil berbisik 'ko diam aja sih? tambah bikin penasaran' saya hanya senyum sambil menarik tangan Nadia dan pergi. Tapi sebelumnya tak lupa saya mengucapkan terimakasih dan mencium tangannya ketika kami bersalaman,ya anggap saja dia itu papa saya,,,, Inilah pengalaman saya dengan Nadia si Centil dan Nakal yang eksotik. Pelajaran ini masih sering saya lakukan sampai sekarang. Pokoknya jangan coba-coba melirik terlalu lama kepada saya,kalau kelihatan berduit,pasti langsung saya tangkap kesempatannya(khusus yang sudah memakai cincin dijari manisnya). Satu lagi pelajaran dari si Centil dan Nakal 'ingat ya, seorang korban hanya dikorbankan sekali, tidak ada pertemuan kedua dengan orang yang sama, jangan menghubungi mereka lagi setelah pertemuan pertama,karena kalau tidak hancurlah sudah semuanya,entah kita yang hancur atau dia yang hancur atau bahkan sama-sama hancur.PAHAM kan maksud saya?' tentu saja saya paham dan saya melakukannya (ternyata Nadia masih punya harga diri). Selama ini sudah 6orang terhitung dengan malam itu dan pasti selalu bersam Nadia,. Mereka juga tidak akan menghubungi lagi, karena ini hubungan terlarang,selain itu mereka rata-rata adalah pimpinan perusahaan yang punya banyak urusan kalau mereka butuhkan, mereka bisa pergi ketempat prostitusi. Karena ketempat seperti itu tidak ada keterikatan, dia membayar untuk apa yang dia inginkan setelah dia dapatkan dia akan pergi. Tetapi kalau hubungan semacam yang kami lakukan lebih besar resikonya, seperti kalau kami mau kami bisa menggunya kapan saja kami mau,kami bisa datang langsung kekantornya jika dia tidak menggubris atau paling parah mendatangi anak dan istrinya(Resiko bagi dia) resiko bagi kami? ya tentulah kehilangan keperawanan dan mungkin hamil. Tetapi disisi lain saya tahu bahwa suatu waktu sayalah yang akan kenah getahnya,ya suatu saat tapi lupan dulu ini kita masuk kecerita berikutnya.

Kupu-kupu Malam
Okey, let me share you a secret,,,,,,, are you readry? 
Apa yang ada dalam pikiranmu dengan  perikop diatas?  Saat pertama kali saya kehotel di daerah Kota yang tidak begitu jauh dari Monas berinisial GP(hotel yang saya maksud adalah hotel yang sama dengan yang saya ceritakan diatas) saya penasaran dengan para gadis yang disebut pemandu karokean,jadi iseng saja saya bertanya kepada waitressnya 'Bang,itu cewek-cewek yang lagi duduk di lobi club ngapai aja?' . 'Oh,itu pemandu karoken neng. Kalau cuma nemanin karoke 5jam mereka dibayar 3rtsRb,10jam 550Rb,tapi mereka juga bisa dipakai untuk cek-in(sex) dengan bayaran 2jt-5jtaan' jawab waitress tadi. 'Oh ya? kaya dong mereka? syarat untuk jadi pemandu karoke apa aja?'saya bertanya lagi. 'syaratnya gampang Neng, datang aja kesini,bilang aja sama orang lobinya mau ketemu mami, dengan membawa  fotocopi KTP 2lembar,foto warna 4x6 2lembar,materai 6000 2lembar'. Berbulan- bulan berlalu, saya sudah mendapatkan pekerjaan tetap. Saya paling muda di kantor, dan HRD saya ju masih muda baru 26thn jd kami sering keluar bersama, sampai suatu waktu kami ingin karoken, lalu saya teringat dengan tempat karokean itu. Kami memang tidak ketempat itu, hanya ketempat kerokean keluarga Inul Vista. Tetapi hati saya tidak tenang, saya membayangkan wanita-wanita disana, teringat seseorang dari mereka yang sempat berbicara dengan saya, saya lupa namanya yang pasti saat itu dia menghampiri saya ketika saya ke bar untuk memesan minuman dan makanan(saking takut diracuni dengan obat tidur dan teman-temannya, saya masuk ketempat bartendernya untuk memastikan pesanan saya bersih). 'Hy,manis,,,,,,,, ngapain lo disini? ko gue baru liat? diajak bos ya? hati-hati lho!'  kata gadis cantik itu memulai percakapan. Lalu saya melanjudkan 'iya,,,kakak ngapain kesini? main sama pacar?' jawab  saya dengan balik bertanya karena penasaran. 'g, gue kerja disini. gue pemandu karoke tapi jangan salah,gue bukan pelacur lho. eh itu lo dipanggil teman lo sana' dia menjawab sembari melihat Nadia teman saya yang sedang melambai karena teriak ditempat yang penuh musik seperti ini  akan sia-sia. 'Okey kak, aku kesana dulu ya, thanks sharing singkatnya' Saya meninggalkannya dengan senyuman tetapi dia tidak membalas senyuman saya, ya pokoknya image wanita malam bangat yang cantik tetapi sanger. Saya tidak bisa tidur dan terus merenungkan hal itu.
Beberapa hari setelah itu saya memutuskan untuk kembali ketempat itu tetapi untuk bekerja disana, 5jam cukuplah yang penting saya bisa melihat dari dekat apa saja yang terjadi dengan bisnis malam hari dan apa yang dirasakan para perempuan yang bekerja disana. 
Saya datang dengan membawa syarat-syaratnya, dan saya diperkenalkan dengan seorang perempuan paruh baya yang bernama RINA(samaran) yang tidak lain adalah Germo yang akan menangani saya nantinya  






Bersambung . . . . . . . . . . .(kekurangan waktu luang :(