Selasa, 20 Desember 2011

Aku(Perempuan)di Jakarta 5

Saya menjawab pria ini dengan senyuman termanis dan termunafik yang pernah saya miliki "maaf  Ko(sapaan akrab untuk laki-laki keturunan cina),saya tidak minum alkohol". Lalu pria yang masih cukup tampan dengan usianya yang sudah 52thn ini menjawab saya "okey,mau pesan minum apa? sudah makan?sekalian temani saya makan ya,,,," jawaban yang baik dengan wajah ramah,membuat saya sedikit tenang,tetapi siapa tahu isi hati orang? Hanya dia dan Tuhan yang tahu,karena itu saya menolak semua tawaran karena saya takut dia janjian dengan para pelayan untuk memasukan sesuatu kedalam makanan atau minuman saya. Tetapi dia terlihat tidak enak hati lalu bertanya lagi "lalu kamu mau apa manis?saya merasa tidak enak kalau tidak menawarkan sesuatu,makanlah sesuatu,salat mungkin?saya paham kamu pasti sedang menjaga berat badan kamu,tapi salat mungkin tidak akan begitu mengganggu dietmu".  Saya menjawab dengan sopan "Koko tidak usah khawatir,saya akan tetap temani koko,karena dengan menonton koko makan saja,secara otomatis saya akan menjadi kenyang" sambil nyengir. Entah apa yang ada dipikiran tamu saya ini,tiba-tiba dia tertawa terbahak-bahak,katanya saya ini orang yang membosankan tapi juga menyenangkan. Sementara kami bercakap-cakap, dua orang temannya yang ditemani 2org pemandu karoke 3D semakin menggila,salah satunya yang ditemani teman saya yang bernama Macan sudah benar-benar tidak bisa menahan diri dan mereka berpindah kedalam kamar. Jadi settingan rooms karoke seperti guest house,terdiri dari ruang utama dengan sova dan mejah yang mewah,disinilah tempat kami biasa berbaris dan bergaya untuk dipilih tamu,disini juga tempat kami menemani tamu untuk karoke. Didalam rooms,selain ruang utama tadi,ada kamar tidur juga(untuk tamu yang melakukan hubungan sex dengan pemandu karoke),ada toilet dan ruang ganti juga.
Nah,ketika si Macan berhasil menyeret tamunya kekamar,tersisalah tiga pasangan diruang utama,aku dan tamuku,Kiki dan tamunya,terakhir pasangan hot Alice dan tamunya. Alice orangnya tidak seagresif Macan,Alice orangnya tenang,jadi tamunya yang lebih mengambil peranan,dan karena tamu Alice ini kelihatannya sudah semakin menggila dalam harat nafsunya,maka dia merasa tidak ada waktu lagi untuk menunggu temannya bersama Macan keluar dari kamar,tentu saja tidak bisa menunggu lagi mereka baru masuk sekitar 10menit lalu. Maka tamu Alice ini bicara pada kedua temannya(tamuku dan tamu Kiki) "eh boss,kalian g ngapa-ngapain,keluar aja deh, dah g nahan nih,,,,ya,, keluar aja ngobrol direstoran ato diclubnya aja"sambil bertingkah seperti orang brengsek,emang brengsek sih tampangnya. Ini sih berkat buat saya dan Kiki,karena berada diluar rooms atau tempat yang terbuka lebih menguntungkan kami tentunya,lagi pula dua orang tamu ini sepertinya masih menghargai istri mereka dirumah. Ya,aku liat si Kiki beruntung bangat,pria yang menjadi tamunya berumur 60thn,Kiki diberi tip(uang saku) 8rtsRb,belum termasuk bayaran bukingan 5jam yaitu 350rb dari hotel,plus wejangan-wjangan hikmat sepertu "kamu masih kecil sekali sudah bekerja ditempat bahaya seperti ini,uangnya disimpan ya,jangan kasih pacar kalo kamu ada pacar,masa kamu kerja bahaya kayak gini malah kamu kasih laki-laki. Laki-laki dong yang harus ngasih kamu uang. Saya malas sama perempuan yang lain kalo dikasih tip banyak karena kita ibah,malah dikasih ke peliharaannya. Sekarangkan lagi ngetren brondong-brondongan,cewek yang biayain cowok,kamu jangan gitu ya!" Si Kiki hanya nyengir gaya khas anak remaja bikin si tamu makin prihatin sampai bungkusin makanan banyak bangat buat orang-orang rumah Kiki.
Bagaimana dengan saya? ya, saya benar-benar menonton tamu saya ini makan dan minum sambil menahan ngiler karena sesungguhnya saya menginginkan makanan itu,tapi pura-pura keren ajalah. Kami bicara banyak dimeja no.2 restoran hotel ini. Akhirnya dia tahu pekerjaan siang hari saya,dan bingung bagai mana saya mengatur waktu tidur saya,dan bla bla bla sampai saat ini kami berhubungan baik,dia bahkan mengundang saya untuk merayakan natal bersama keluarganya,,,,,, Ya intinya satu hal yang saya tangkap dari nasehat orang yang saya hormati ini perempuan kuncinya.....ini nasehat pria bijak tersebut "saya sering kesini,tetapi hanya untuk temani teman,itu juga kalau istri saya tidak dirumah karena dia sering bisnis keluar kota,anak-anak kualiah diluar negeri,jadi dari pada sendiri dirumah saya main bersama teman tetapi tidak lebih dari itu,dan tidak akan pernah lebih dari itu. orang menyangka kalau laki-laki kaya ke hotel pasti untuk membayar wanita,itu bisa terjadi jika wanitanya bisa dibayar,tetapi itu tidak akan terjadi jika wanitanya tidak bisa dibayar. karena itu saya slalu minta ditemani oleh wanita yang hanya dibayar untuk menemani dan tidak lebih dari itu. karena kalau lebih dari itu tentunya saya juga bisa berbuat lebih dari itu. Dengan gadis-gadis yang tidak dibayar untuk tidur bersama selalu ada batasannya, terkadang jika terpengaruh keaadaan saya juga bisa ingin lebih,tetapi para gadis ini pasti akan membatasi,dan batasan itu cukup untuk membuat saya kembali normal. Jadi semua tergantung kalian aja,mau dibayar dan mau dipakai atau tidak! iya kan Cleo? nama aslimu? Nama saya Chung,panggil paman Chung juga boleh" Beruntung? Ya tentu saja beruntung,selain perbincangan yang menyenngkan aku di beri tip 300rb oleh pria baik hati ini. Pulang dengan perasaan senang,tidur dengan lelap,saking lelapnya saya terlambat kekantor,sampai dikantor,masih ingin terlelap dan saya terkantuk-kantuk didepan komputer,ditegur teman sebelah meja,bulu mata palsu tidak bisa dilepas dengan mudah jadi saya membiarkanya ikut  kekantor dan menarik komentar dari teman-teman kantor seperti ini "kamu habis menghadiri undangn pesta ya semalam?" Aku menjawab dalam hati "bukan menghadiri undangan tetapi akulah yang mengadakan pestanya" Hari cepat berlalu,sore hari tiba,jam 7malam saya sudah secantik mungkin menunggu tamu,tetapi hari ini tidak ada yang tertarik kepada kecantikan saya.Ternyata sangat menyedihkan juga jika menunggu selama 5jam dan tak ada yang memilihmu,apalagi sudah mondar-mandir kontes,senyum sana-senyum sini,ffuuff...... Saya yang cuma iseng-iseng saja,merasa sangat kesal apa lagi mereka yang benar-benar membutuhkan uang?
Seseorang bernama Linda sudah mempunyai 2anak yang membutuhkan biaya makan dan sekolah,suaminya pergi entah kemana,mati,diculik atau apa tak ada yang tahu dimana suaminya. Linda selalu memamerkan foto anak-anaknya kepada kami dibarengi kalimat semacam ini "sabar aja,semua rejeki sudah diatur sama yang diatas,aku sabar karena anak-anakku" 
Sekarang saya lebih paham ternyata kerja seperti ini gampang-gampang susah,tidak setiap hari dapat tamu,berarti tidak setiap hari menghasilkan uang bagi yng membutuhkan uang,miris juga rupanya.
Banyak hal yang saya pelajari,salah satunya kisah ini: Suatu hari ada yang merayakan ulang tahun di club hotel sehingga club menjadi sangat ramai,dan pastinya para pekerja keroke juga kebagian berkat,ya katakan saja begitu'berkat'....setelah selesai menemani tamu dirooms yang kira-kira berukuran 7X15m dengan 7 orang tamu,tidak ada yang dibuking untuk sex,tapi semunya dibuking 5jam full,menyanyi dan bergoyang bersama mereka,itu sangat melelahkan,ketika sudah selesai,seorang dari kami meminta tip(kebiasaan) tetapi apa yang dia dapatkan? tamparan dan makian........................


Bersambung